Saat-Saat Hancur

Saat-saat Hancur

Mazmur 51 : 17 – 19

19) “Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur;”

Saat-saat paling indah dalam hidup kekristenan adalah ketika kita dekat dan bergaul karib dengan Tuhan. Dan saat-saat paling mengerikan dalam hidup kekristenan adalah saat-saat ketika kita jauh dari hadirat Allah. Disaat-saat seperti inilah kita merasa seperti letih, berat beban hidup kita, tidak layak, tidak berguna, hampa dan hancur. Bukankah hampir dari kita semua pernah mengalaminya? Saya percaya anda semua akan setuju dengan kita atau mungkin anda sedang ada dalam saat-saat seperti itu.

Ada 2 jenis tindakan yang akan diambil orang ketika saat-saat sedang melanda hidup mereka; Pertama, lari dari kenyataan. Orang-orang yang mengambil tindakan ini biasanya bukan karena tidak percaya bahwa Allah dapat bertindak tetapi mereka meragukan diri mereka sendiri yang dapat bertahan atau tidak dalam iman mereka sehingga mereka lebih baik lari dari jalan Tuhan dan bergabung bersama dunia ini. Kedua, ­berserah kepada Allah. Dalam kekristenan kita tidak mengenal kata ‘menyerah’ tetapi berserah. Menyerah artinya kita lepas tangan dan menerima takdir. Mungkin orang-orang seperti ini akan berkata, “Ya.. apa yang mau terjadi, terjadilah! Saya sudah tidak sanggup!”. Sedangkan berserah artinya kita tetap menjalankan apa yang menjadi bagian kita semampu kita dan membiarkan Tuhan menjalankan apa yang menjadi bagian Tuhan. Orang-orang seperti ini mungkin akan berkata, “Ya Tuhan.. saya akan tetap berusaha, beri saya kekuatan Tuhan!”. Berbeda bukan tindakan-tindakan di atas?

Ketika Tuhan ijinkan kita menangis dan hancur, jangan pikir Ia tidak menangis. Tuhanpun menangis. Namun saat-saat hancur seperti itulah di mana air mata kita tumpah dan air mata itu membuka mata kita dan melembutkan hati kita untuk duduk dekat denganNya serta mengetahui pendisiplinan Allah dalam membentuk hidup kita.

NB: Kadang Allah perlu “menghancurkan” kita sehingga Dia dapat membentuk kita kembali.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s